Skip to main content

hrpa.asia

HRPA Knowledge — Article 4

Kerjasama HR, HRBP dan CoE

Bagaimana Human Resource Business Partner dan Centers of Excellence bekerja bersama untuk memastikan inisiatif HR selaras dengan kebutuhan bisnis?

Layanan HR Centers of Excellence atau Centers of Expertise (CoE) sangat mengandalkan kolaborasi dengan HRBP (Human Resource Business Partner). Kerja sama ini memastikan program dan kegiatan HR selaras dengan kebutuhan bisnis serta dapat diimplementasikan dengan mulus.

Praktik layanan HR CoE sangat mengandalkan kolaborasi dengan HRBP. Dalam laporan HR Operating Model Report oleh Talent Strategy Group, sebanyak 56% perusahaan melaporkan HRBP dan CoE bekerja bersama-sama dengan baik, mendayagunakan keahlian CoE dalam manajemen talenta, pemberian total reward, dan analitik sumber daya manusia.

Dalam kemitraan yang sukses, HRBP fokus pada pemberian nasihat strategik, sementara CoE menangani tugas-tugas terspesialisasi. Pembagian tersebut membantu menurunkan konflik dan memperjelas peran masing-masing. Kolaborasi juga memastikan inisiatif HR diimplementasikan secara efektif, mendukung tujuan strategis organisasi, dan meningkatkan kepuasan karyawan.

56%
HRBP dan CoE bekerja bersama dengan baik Memanfaatkan keahlian CoE dalam manajemen talenta, total reward, dan analitik SDM.
44%
Masih menghadapi tantangan kolaborasi Menunjukkan masih perlunya penguatan hubungan, komunikasi, dan pembagian peran antara HRBP dan CoE.

Mengapa Kolaborasi HRBP dan CoE Penting?

Tidak semua organisasi telah memiliki hubungan HRBP dan CoE yang optimal. Ketika kedua fungsi berjalan tanpa koordinasi yang kuat, potensi terjadinya tumpang tindih pekerjaan, konflik peran, atau ketidaksesuaian antara solusi HR dan kebutuhan unit bisnis menjadi lebih besar.

Karena itu, penguatan hubungan HRBP dan CoE perlu dilakukan secara sistematis. Beberapa strategi dapat diterapkan untuk memastikan kedua fungsi bekerja dengan arah yang sama.

Tujuh Strategi Memperkuat Kerjasama

01

Kolaborasi Strategis

HRBP dan CoE perlu selaras dengan sasaran bisnis. HRBP memastikan inisiatif yang dikembangkan CoE memenuhi kebutuhan spesifik unit bisnis. Penyelarasan ini membantu tercapainya sasaran bisnis secara lebih efektif.

02

Utilisasi Sumber Daya Ahli

CoE menyediakan pengetahuan dan sumber daya terspesialisasi untuk mendukung HRBP dalam implementasi praktik terbaik dan menciptakan solusi HR yang lebih maju di unit kerja.

03

Siklus Pemberian Umpan Balik

HRBP menjadi pemberi umpan balik utama kepada CoE. Informasi dari aplikasi di dunia nyata dan respons karyawan membantu CoE melakukan perbaikan terus menerus terhadap kebijakan dan program HR.

04

Memecahkan Masalah Bersama-sama

HRBP dan CoE dapat menggabungkan insight strategis dari HRBP dengan keahlian teknikal CoE untuk menangani isu HR yang kompleks dan menemukan solusi yang efektif.

05

Kejelasan Peran dan Tanggung Jawab

Kejelasan mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dapat menurunkan konflik dan meningkatkan kolaborasi. Setiap pihak perlu memahami tugasnya agar eksekusi strategi HR berjalan lebih mulus.

06

Tujuan dan Metrics Kinerja Bersama

Menetapkan tujuan dan metrics kinerja bersama membantu membangun kerja sama tim. Ketika HRBP dan CoE memiliki akuntabilitas terhadap outcome yang sama, kolaborasi menjadi bagian alami dari alur kerja.

07

Komunikasi dan Rapat Reguler

Komunikasi dan rapat rutin memastikan kedua tim bekerja dengan tujuan dan sasaran yang sama, menyelaraskan strategi, mendiskusikan hambatan, serta menyusun rencana inisiatif bersama.

Pembagian Peran yang Saling Melengkapi

Salah satu dasar kolaborasi yang efektif adalah memahami perbedaan kontribusi HRBP dan CoE. Keduanya bukan fungsi yang saling menggantikan, melainkan dua komponen yang saling melengkapi dalam memberikan layanan HR kepada organisasi.

Business Partner

HRBP

Fokus pada nasihat strategik dan pemahaman terhadap kebutuhan unit bisnis. HRBP membantu memastikan inisiatif HR relevan dengan kondisi dan sasaran organisasi.

Specialist Expertise

Centers of Excellence

Fokus pada tugas-tugas terspesialisasi, pengetahuan teknikal, praktik terbaik, serta pengembangan solusi HR yang dapat mendukung kebutuhan organisasi.

HRBP membawa perspektif strategis dan pemahaman bisnis, sementara CoE membawa kedalaman keahlian teknikal. Ketika keduanya bekerja dengan tujuan dan akuntabilitas yang sama, solusi HR dapat menjadi lebih relevan, praktis, dan efektif.

HRPA — Kerjasama HR HRBP dan CoE

Membangun Kolaborasi yang Berkelanjutan

Kolaborasi tidak cukup dibangun hanya melalui pembagian struktur organisasi. HRBP dan CoE perlu memiliki ruang untuk memberikan umpan balik, mendiskusikan tantangan, mengevaluasi hasil, serta menyusun perbaikan bersama.

Siklus umpan balik menjadi penting karena CoE membutuhkan informasi dari penerapan kebijakan dan program HR di dunia nyata. Respons karyawan dan pengalaman unit bisnis dapat menjadi dasar untuk menyempurnakan strategi dan solusi yang dikembangkan CoE.

Pada saat yang sama, komunikasi dan rapat reguler membantu memastikan kedua tim tetap berada pada arah yang sama. Tantangan dapat dibahas lebih awal dan inisiatif bersama dapat dirancang sebelum masalah berkembang menjadi konflik atau hambatan dalam implementasi.

Menuju Outcome HR yang Sama

Penetapan tujuan dan metrics kinerja bersama menjadi salah satu fondasi penting. Ketika HRBP dan CoE memiliki akuntabilitas terhadap outcome yang sama, kolaborasi akan menjadi bagian alamiah dari pekerjaan masing-masing.

Pendekatan tersebut juga membantu organisasi melihat HR sebagai satu kesatuan fungsi yang saling terintegrasi, bukan sebagai kumpulan unit yang bekerja sendiri-sendiri. Dengan kejelasan peran, keahlian yang tepat, komunikasi yang baik, dan tujuan bersama, HRBP dan CoE dapat memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap strategi organisasi.

Penutup

Kerja sama HRBP dan CoE merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan layanan HR modern. HRBP memastikan perspektif bisnis dan kebutuhan unit kerja tetap menjadi perhatian, sedangkan CoE menyediakan keahlian dan solusi terspesialisasi.

Kolaborasi strategis, pemanfaatan sumber daya ahli, pemberian umpan balik, pemecahan masalah bersama, kejelasan peran, metrics bersama, serta komunikasi rutin menjadi fondasi untuk membangun hubungan kerja yang efektif dan berkelanjutan.

Dengan demikian, HRBP dan CoE tidak hanya menjalankan fungsi masing-masing, tetapi bersama-sama memastikan inisiatif HR dapat diterapkan secara efektif, mendukung sasaran strategis organisasi, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi karyawan.

Penulis
Ir. Syahmuharnis, MBA, CHRMP, CTMP, CMP, CoRMP Direktur PT Menara Kadin Indonesia & PT Manajemen Kinerja Indonesia (MKI Consulting)
Co-founder Human Resource Professional Association (HRPA)
www.mkiconsulting.co.id